Critanya saya lagi mengadakan perjalanan dengan tujuan jogja. Saya naik bis dari perempatan SMK N1 Purworejo kira-kira jam setengah satu siang. Saya sedikit hafal kalo nanti saya pasti akan di tarik ongkos sama kondekturnya setelah bis melewati Don Bosco Boro. Kebetulan di pangkalan Don Bosco lumayan banyak yang naik bis. Alhamdulillah..saya dapat tempat duduk. Sewaktu kondektur 'jawil-jawil' penumpang naeik ongkos, Lho kok saya nggak ditarik? hmm saya waktu itu juga diem aja. Ach mungkin nanti, kondekturnya lagi lupa. Kemudian waktu udah nyampe daerah wates. kok lagi-lagi kondekturnya nggak naik ongkos sama saya.
Saya hanya tersenyum melihat kejadian ini dan berpikir bahwa saya pasti bakalan naik bis gratis dari Purworejo ke Solo. Dan benar, hingga nyampe daerah gamping,nggak ada tanda-tanda kalo kondektur tarik ongkos sama saya. Dan sampailah saya ke Terminal Giwangan turun dengan santainya. Alhamdulillah naik bis gratis......
Disini saya jelas merasa bersalah. karena nggak memenuhi kewajiban saya sebagai penumpang karena nggak bayar ongkos bis. Tapi, mau gimana lagi orang nggak di tarik ongkos kan? Berarti ini rejeki saya. Tapi jelas saya bersalah karena udah nggak jujur. Seharusnya saya kasih ongkos sama pak kondekturnya..tapi nggak saya lakukan.
Ya sudahlah, saya doakan buat kondekturnya ditambah rejekinya hari ini. Moga lancar segalanya ,diberi kesehatan, biar bisa kerja terus jadi kondektur. Dan mudah-mudahan nggak lupa lagi..amin.
salam
pecinta @ngecamp
Budi Seplawan (fb)
Di sekitar Candi Prambanan






